Yogyakarta, 4 April 2025 – Smart Agriculture Research Center (SARC) UGM mengumumkan pengembangan dan publikasi sistem manajemen pemupukan berbasis web untuk meningkatkan pertanian presisi di Kebun Buah Nawungan Selopamioro (KBNS). Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi web yang mampu menghitung kebutuhan pupuk berdasarkan analisis ketersediaan unsur hara tanah (N, P, K), luas lahan, jenis dan umur tanaman, serta jenis pupuk yang tersedia. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem (JRPB) Universitas Mataram, Volume 12, Nomor 2, September 2024, dengan judul “Enabling Precision Agriculture through a Web-Based Fertilization Management System for Nawungan Selopamioro Fruit Orchards”. Penelitian ini dilakukan oleh Andri Prima Nugroho, Fauzan Edy Wijaya, Ngadisih Ngadisih, Rudiati Evi Masithoh, dan Lilik Sutiarso.
Publikasi Penelitian
Yogyakarta, 4 April 2025 – Smart Agriculture Research Center (SARC) UGM, dalam kolaborasi internasional dengan Department of Smart Agricultural Systems dan Department of Biosystems Machinery Engineering di Chungnam National University, serta Department of Agro-Environmental Sciences di Kyushu University, mengumumkan pengembangan sistem observasi pertumbuhan tanaman non-destruktif dan ramah biaya berbasis pemodelan 3D menggunakan metode Structure from Motion (SfM). Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, Biosystems Engineering, pada 10 September 2024 (Volume 49, halaman 326–336).
Yogyakarta, 3 April 2025 – Smart Agriculture Research Center (SARC) dengan bangga mengumumkan publikasi terbaru hasil penelitiannya di Scientia Horticulturae, sebuah jurnal internasional bereputasi tinggi yang terindeks di Scopus dan Web of Science, dengan fokus pada hortikultura dan ilmu tanaman pada Volume 332, 1 June 2024, 113229. Penelitian yang berjudul “Control of vapor pressure deficit (VPD) in micro-plant factory (McPF) to enhanced spinach microgreens growth” ini mengungkap metode pengendalian vapor pressure deficit (VPD) untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman mikro di dalam Micro-Plant Factory (McPF) dan Urban Mini-Plant Factory (UMPF). Scientia Horticulturae dikenal karena standar kualitas publikasinya yang tinggi dan cakupan temanya yang luas dalam bidang hortikultura, menjadikannya platform ideal untuk menyebarkan temuan penelitian ini kepada komunitas ilmiah global.
Komentar Terbaru